Saturday, February 28, 2009

Cinta dalam Biologi


Banyak yg ilang cintaga bisa dilogika(khususnya para cewek). hal tersebut bener2nisa dibantah oleh seorang ilmuwan di Albert Einsttein College of Medicine.

Acevedo(sang peneliti) menemukan bahwa cinta dan romantisme hampir bisa dipahami secara utuh melalui rangkaian syaraf yg berseliweran di otak, juga hormon dan genetis.

Ada 4 titik penting dalam di sudut sirkuit cinta tersebut. komponen tersebut adalah ventral tegmental area(VTA), Nucleus accumbens, ventral pallidum, dan raphe nuckeus.

VTA merupakan hot spot diantara komponen2 tersebut. ketika seseorang sedang kasmaran atau jatuh cinta, kemudian ditunjukkan foto dari pujaan hatinya tersebut maka VTA akan berkedip-kedip. namun demikian, 2 bagian yg lain yaitu ventral pallidum dan raphe nucleus juga ikut berkedip ketika dites kepada pasangaan2 menikah yg masih HOT2nya. .

Ventral Pallidum terkait dengan sifat "lengket" (pasagan) dan gungsi hormon yg mengurangi stress. sedangakn raphe nucleus bisa memompa produksi hormon serotonin(senyawa yg 1 ini emberikan sensasi ketenangan)

So, secara ilmu pengetahuan cinta benar2 dapat dilogika dan bersifat logis.

(dikutip dari harian Tempo. 13-1-2009)

0 comments:

Post a Comment

 

Coret-Coretan Anak Muda!! Blak Magik is Designed by productive dreams for smashing magazine Bloggerized by Ipiet © 2009